Kamis, 22 November 2018

SKAL 2018

SKAL KELAS VII MTS Darussa'adah 2018 BERANGKAT 21 - 22 NOPEMBER  2018 JAM 20.000 WIB SAMPAI DI PARANGTRITIS  JAM 3.00 WIB. ISTIRAHAT NUNGGU SHALALAT SHUBUH, SELESAI SHALAT MENUJU KEPANTAI PARANGTRITIS  , JAM 8.30 WIB MNUJU CANDI BOROBUDUR PERJALANAN 2 JAM , jam 13.00 wib MLANJUTKAN PERJALANAN MENUJU MAKAM AULIYA GUNUNG PRING PERJALANA 30 MENIT  ,PULANG JAM16.000 WIB SAMPAI DI MADRSAH JAM 01 DINI HARI . DEMIKIAN SEKILAS PERJALAN SKAL  KELAS 7 2018   .

























Selasa, 13 November 2018

Benua al hind

Dzat Alif Satunggal

Alif Ismullah (nama Allah), Yang Tiada Tuhan SelainNYA, DIA selalu hidup, Maha Mandiri dan Maha Kuasa

 HOME ▼

Senin, 06 Juni 2016

Benua Al Hind Dalam Hadits Nabi

1. SAAT NABI ADAM AS. DI USIR DARI SURGA, MAKA ALLAH SWT TELAH TURUNKAN BELIAU DI BUMI AL HIND

Dari Qatadah ra, beliau berkata bahwa Allah swt meletakkan Baitullah (di bumi) bersama Nabi Adam as. Allah swt telah menurunkan Nabi Adam as di bumi dan tempat di turunkannya adalah di tanah AL HIND. Dan dalam keadaan kepalanya di langit dan kedua kakinya di bumi, lalu para malaikat sangat memuliakan Nabi Adam as, kemudian Nabi Adam as pelan-pelan berkuranglah tinggi beliau. (HR. Musonif Abdur Razaq).

Dari Ibnu Abbas r.huma. telah berkata : “Sesungguhnya tempat pertama dimana Allah swt turunkan Nabi Adam as di bumi adalah di AL HIND”. (HR. Hakim).


2. AL HIND ADALAH NEGERI YANG WANGI

Dari Ali ra. Telah berkata : “Bumi yang paling wangi adalah tanah AL HIND, di sanalah Nabi Adam as. Diturunkan dan pohonnya tercipta dari wangi surga”. (Kanzul Ummal).

Dari Ibnu Abbas r.anhum. telah meriwayatkan Ali Bin Abi Thalib ra. Telah berkata : “Di bumi tanah yang paling wangi adalah tanah AL HIND (karena) Nabi Adam as. telah diturunkan di AL HIND, maka pohon-pohon dari AL HIND telah melekat wangi-wangian dari surga.” (HR. Hakim)


3. BANJIR BESAR YANG TERJADI DI ZAMAN NABI NUH AS. BERASAL DARI AL HIND

Dari Ibnu Abbas r.hum telah berkata bahwa Jarak antara Nabi Nuh as dengan hancurnya kaumnya adalah 300 tahun. Dari tungku api (tannur) di AL HIND telah keluar air dan kapalnya Nabi Nuh as. Berminggu-minggu mengelilingi Ka’bah. (HR. Hakim).


4. HUBUNGAN DIPLOMATIK RAJA-RAJA NEGERI TIMUR DENGAN RASULULLAH SAW SANGAT BAIK

Dari Abu Sa’id Al Khudri ra. mengatakan bahwa seorang raja dari AL HIND telah mengirimkan kepada Nabi saw. sebuah tembikar yang berisi jahe. Lalu Nabi SAW, memberi makan kepada sahabat-sahabatnya sepotong demi sepotong dan Nabi SAW pun memberikan saya sepotong makanan dari dalam tembikar itu. (HR. Hakim).


5. FADHILAH KAYU AL HIND YANG DISEBUT LANGSUNG DARI LISAN RASULULLAH SAW.

Dari Jabir ra. berkata bahwa suatu ketika bersama Ummul Mukminin ‘Aisyah r.ha ada seorang bayi yang dari hidungnya keluar darah (mimisan). Maka tiba-tiba Rasulullah saw. masuk lalu bersabda : ”Apa yang terjadi pada bayi ini?”. Aisyah r.ha. berkata bahwa dia terkena penyakit udzroh (sakit panas pada kerongkongan).

Rasulullah saw. lalubersabda : “Wahai seluruh wanita jangan bunuh anak-anak kalian! Dan siapa saja wanita yang terkena sakit udzroh dan terkena sakit kepala, maka gunakanlah kayu aud dari AL HIND untuk obat.

Jabir ra. berkata bahwa Rasulullah saw lalu menyuruh Aisyah r.ha. untuk melaksanakannya, maka Aisyah r.a pun melaksanakannya (mengobati anak yang sakit itu dengan kayu aud), maka bayi itupun telah sembuh. (HR. Hakim)

Keterangan : Qosth Hind adalah nama sejenis kayu aud yang hanya ada di AL HIND.


6. PEPERANGAN DI AL HIND YANG TELAH DIJANJIKAN OLEH RASULULLAH SAW.

Dari Abu Hurairah ra. berkata bahwa Nabi saw. telah menjanjikan kepada kami tentang perang yang akan terjadi di AL HIND. Jika saya menemui peperangan itu maka saya akan korbankan diri dan harta saya. Apabila saya terbunuh, maka saya akan menjadi salah satu syuhada yang paling baik dan jika saya kembali (dengan selamat) maka saya (Abu Hurairah ra.) adalah orang yang terbebas (dari neraka). (HR. An Nasai).



7. AL HIND ADALAH LEMBAH TERBAIK DI DUNIA

Dari Ali Ra. berkata bahwa dua lembah yang paling baik dikalangan manusia adalah lembah yanga da di MEKKAH dan lembah yang ada di AL HIND ,dimana Nabi Adam as. diturunkan. Didalam lembah itu ada satu bau yang wangi, yang darinya bisa membuat kamu jadi wangi.

Dan dua lembah yang paling buruk dikalangan manusia adalah lembah Ahqaf dan lembah yang ada di Hadramaut bernama Barhut. Dan sumur yang paling baik adalah sumur Zam Zam dan sumur yang paling buruk diantara manusia adalah sumur Balhut. Dan Balhut adalah (nama) seseorang ysng tinggal di Barhut, sedang Barhut adalah tempat akan dikumpulkannya arwah orang-orang kafir. (HR. Musonif Abdu Razaq).


8.TEMPAT TINGGAL NABI ADAM AS. ADALAH DI AL HIND

Dari Ibnu Abbas ra. meriyawatkan dari Nabi saw telah bersabda bahwa Sesungguhnya Nabi Adam as. telah pergi haji dari AL HIND ke Baitullah sebanyak seribu kali dengan berjalan kaki tanpa pernah naik kendaraan walau sekalipun. (HR. Thabrani).


9. SAHABAT NABI SAW. PUN INGIN DAKWAH KE AL HIND, KENAPA KITA TIDAK ?

Dari Ubay bin Ka’ab ra. mengatakan: “Saya berkeinginan untuk keluar di jalan Allah ke AL HIND”. Ubay bin Ka’ab ra. bertanya kepada Hasan ra.: “Berilah saya nasehat!”. Hasan ra. berkata : “Muliakanlah perinta Allah dimanapun kamu berada maka Allah akan memuliakan kamu”. (HR. Baihaqi fii Syu’bul iman).


10.BATU HAJAR ASWAD DITURUNKAN DARI SURGA KE AL HIND

127. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.

128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah Taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (Al Baqarah : 127 – 128)


Ibnu Katsir mengatakan (dalam menafsirkan S. Al Baqarah : 127 – 128) : Nabi Ibrahim as. telah berkata :”saya harus meninggikan dasar-dasar Baitulah.” Nabi Ismail as pun pergi untuk mencari batu buat diletakkan di Baitullah. Lalu Nabi Ismail as. segera datang kepada Nabi Ibrahim as. dengan membawa sebuah batu, tapi Nabi Ibrahim as. tidak menyukai batu tersebut dan menyuruhnya mencari batu yang lebih baik. Maka Nabi Ismail as pun kembali pergi untuk mencari batu untuknya.

Dan datanglah Jibril as. membawa batu Hajar Aswad dari AL HIND yang berwarna sangat putih sekali terbuat dari Batu Yakut Putih persis pohon staghomah (pohon yang daun dan buahnya berwarna putih). Dan Nabi Adam as itu diturunkan bersama-sama dengan Batu Hajar Aswad dari surga . Kemudian (pelan-pelan) Batu Hajar Aswad pun menjadi hitam disebabkan oleh dosa-dosa manusia.

Ketika Nabi Ismail as. datang membawa sebuah batu kepada Nabi Ibrahim as. tiba-tiba dia melihat Batu Hajar Aswad sudah ada di Rukun Yamani. (Dengan heran) Nabi Ismail as. bertanya : “Wahai Bapakku siapakah yang membawanya?”. Nabi Ibrahim as. menjawab : “Yang membawanya adalah seseorang yang lebih cekatan kerjanya dari kamu.” Kemudian mereka berdua membangun Kabbah sambil berdoa dengan kalimat-kalimat yang mana Allah swt. telah uji Nabi Ibrahim as. (Tafsir Ibnu Katsir)

11. PERISTIWA QOBIL DAN HABIL TERJADI DI AL HIND

Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: “Aduhai celaka aku, Mengapa Aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu Aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. (S. Al Maidah : 31)

Dari Tafsir Baghwi (dalam menafsirkan surat Al Maidah : 31) mengatakan:

Dari Muqatil bin Sulaiman ra. telah meriyawatkan dari Dhahak, dari Ibnu Abbas r.hum. berkata bahwa Ketika Qobil telah membunuh Habil, Nabi Adam as. berada di Mekkah. Maka tiba-tiba keluar duri dari pohon-pohon serta berubah rasanya, dan buah-buahan menjadi masam, dan air menjadi pahit rasanya. Nabi Adam as. lalu berkata bahwa telah terjadi sesuatu di bumi, kemudian beliau as. datang ke AL HIND, ternyata Qobil telah membunuh Habil.

Nabi Adam as. pun mengucapkan syair dan dialah orang yang pertama kali bersyair.

Bunyi syairnya :
Telah berubah kota-kota dan apa saja yang ada di atasnya
maka permukaan bumi menjadi berdebu yang kotor
semua zat yang berwrna dan yang mempunyai rasa telah berubah (warna dan rasanya)
dan keceriaan wajah yang indah menjadi berkurang…
Keterangan : maka dapat diketahui bahwa Qabil membunuh Habil di tanah AL HIND. Jadi kematian yang pertama kali terjadi adalah di AL HIND….


13. BERJIHAD DI AL HIND

Dari Sauban r.a dari Rasulullah saw beliau bersabda: “Dua gulongan dari ummatku yang diselamatkan Allah dari Neraka. Iaitu gulongan yang berperang di Al Hind dan golongan yang berkumpul bersama Isa a.s.” (Riwayat Nasai dan Ahmad).

Hadis ini saya ambil dari buku ‘Nuzuulu Isa Ibn maryama Aakhiraz Zaman’. Karangan Imam As-Sauyuthi. Lengkap haditsnya sebagaimana yang dikeluarkan oleh Allamah Ali Al-Qari di dalam kitab Al-Marqaah 5:658 di dalam sebuah hadis yang panjang dari Ali Zainul Abidin bin Husain r.a bahwa Rasulullah saw dalam sabdanya berkata:


“bergembiralah! bergembiralah! Sesungguhnya perumpamaan ummatku seperti hujan, tiada diketahui yang mana satu lebih baik, yang mulanya atau yang penghabisannya, atau seperti sebuah kebun yang luas, yang dapat memberi makan kepada segolongan manusia buat setahun. Kemudiannya kepada golongan yang lain buat setahun. Semoga golongan yang terakhir itulah yang akan memperolehi bagian yang paling banyak, yang paling baik dan yang paling bagus dari kebun itu. Bagaimana boleh binasa sesuatu ummat sedangkan aku yang menjadi pangkalnya, Al Mahdi pula menjadi pertengahannya dan (Isa) Al Masih menjadi penghujungnya. Namun di dalam antara masa-masa itu memang ada masa-masa yang ‘bengkok’. Mereka yang terlibat di dalamnya tidak tergolong sebagai ummatku. Dan aku pun tidak tergulong dari mereka”

Bila kita lihat terjemahan hadis di atas Syeikh Ahmad Semait , Mufti Singapura menterjemahkan perkataan ‘Jihad’ dengan ‘ berperang’. Namun ulama terkenal Indonesia , H. Salim Bahreisy mengekalkan terjemahannya dengan ‘berjihad’ yang boleh difahami dengan ‘perang’ dan juga ‘dakwah’. Jika dikekalkan ‘Jihad’ dengan perkataan ‘berperang’ sekali pun pasti dan pasti kaidah berperang yang akan dilaksanakan ketika itu adalah mengikut tertib Nabi saw. Yaitu di dahului dengan ‘Dakwah’ (sebagaimana yang pernah kita terangkan di sini ), jika sekiranya ‘dakwah’ tidak diterima maka ‘Jizyah’ perlu dijelaskan. Dan jika ‘jizyah’ tidak diterima maka barulah akan berlaku  Perang’ (Qital ). Maka masih ‘dakwah’ mengambil tempat yang utama.

Sebaliknya jika kita mengunakan terjemahan ‘berjihad’ dengan diistilahkan sebagai ‘berdakwah’.  Maka lengkap hadits itu mungkin bunyinya :

Dari Sauban r.a dari Rasulullah saw beliau bersabda : “Dua golongan ummatku yang diselamatkan oleh Allah dari Neraka, Iaitu golongan yang ber’Dakwah’ di Al Hind dan golongan yang bersama Isa a.s” (HR. Riwayat Nasai dan Ahmad)


Perlu diingatkan bahwa asal India, Indonesia, Malaysia, Pakistan dan Bangladesh sebelum banjir besar di Jaman Nabi Nuh, satu paparan benua yang disebut SUNDALAND yang dulunya bersatu.

Begitu juga perlu diingatkan bahwa negara-nagara itu India, Malaysia, Pakistan dan Bangladesh oleh British yang dijajah oleh British dan juga Indonesia oleh Belanda (Perusahaan Hindia Timur Belanda - Vereenigde Oostindische Compagnie atau VOC) adalah merupakan daerah jajahan bangsa barat di Timur di ‘Benua India’ atau ‘AL HIND’.


Begitu juga dengan ditemukannya situs Perahu Besar - Perahu/Bahtera NUH (The Noah’s Ark) di Pegunungan Arafat di Turki, yang bahannya terbuat dari pada kayu Jati.  Wallahu a’lam.




Dedi E Kusmayadi di Senin, Juni 06, 2016

Berbagi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

‹

›

Beranda

Lihat versi web

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 09 November 2018

Ancaman bagi laki laki yang tidak jumatan

๐Ÿ“Œ *_“ANCAMAN KERAS BAGI LELAKI MUSLIM, YANG TIDAK SHOLAT JUM'AT TANPA ALASAN SYAR'I.”_* ๐Ÿคฒ๐Ÿ“ฟ๐Ÿ•Œ


ุงَู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُُ

ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…,

✍๐Ÿป Seorang laki-laki muslim yang telah memenuhi syarat wajibnya sholat Jum'at, jika ia meninggalkan sholat Jum'at dengan sengaja tanpa ada alasan yang dibenarkan Syari'at seperti sakit, safar/bepergian jauh, ketiduran dan selainnya, maka ia terkena beberapa hukuman dan ancaman keras dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya :

1⃣ Allah ta'ala akan mengunci mati hati mereka dari memperoleh hidayah dan kebaikan, serta ia tergolong dalam barisan orang-orang yang lalai.

2⃣ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertekad kuat untuk membakar rumah orang yang meninggalkan sholat Jum'at dengan sengaja tanpa alasan syar'i.

3⃣ Orang yang tidak sholat Jum'at akan dicatat Allah ta’ala dalam golongan orang munafik.



✳ *_Diantara hadits-hadits shohih yang menunjukkan ancaman tersebut adalah sebagai berikut :_*

๐Ÿ“œRasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ู„َูŠَู†ْุชَู‡ِูŠَู†َّ ุฃَู‚ْูˆَุงู…ٌ ุนَู†ْ ูˆَุฏْุนِู‡ِู…ُ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุงุชِ ุฃَูˆْ ู„َูŠَุฎْุชِู…َู†َّ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َู‰ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ุซُู…َّ ู„َูŠَูƒُูˆู†ُู†َّ ู…ِู†َ ุงู„ْุบَุงูِู„ِูŠู†َ.

“Hendaknya orang-orang itu berhenti dari meninggalkan shalat Jum’at, atau (kalau tidak maka) Allah ta’ala akan mengunci hati-hati mereka kemudian mereka akan menjadi orang-orang yang lalai.”-[HR. Muslim]

๐Ÿ“œRasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 ู„َู‚َุฏْ ู‡َู…َู…ْุชُ ุฃَู†ْ ุขู…ُุฑَ ุฑَุฌُู„ًุง ูŠُุตَู„ِّูŠ ุจِุงู„ู†َّุงุณِ ุซُู…َّ ุฃُุญَุฑِّู‚َ ุนَู„َู‰ ุฑِุฌَุงู„ٍ ูŠَุชَุฎَู„َّูُูˆู†َ ุนَู†ِ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉِ ุจُูŠُูˆุชَู‡ُู…ْ

“Sunguh saya bertekad untuk memerintahkan seseorang mengimami shalat bagi manusia, kemudian saya bakar rumah orang-orang yang meninggalkan (shalat) Jum’at.”-[HR. Muslim]

๐Ÿ“œDan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ู…َู†ْ ุชَุฑَูƒَ ุซَู„َุงุซَ ุฌُู…َุนٍ ุชَู‡َุงูˆُู†ًุง ุจِู‡َุง، ุทَุจَุนَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َู‰ ู‚َู„ْุจِู‡ِ

“Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali karena meremehkannya, maka Allah akan mengunci hatinya.”-[HR. Abu Dawud; At Tirmidzi; An Nasa’I dan Ibnu Majah dan Ahmad dari Abul Ja’d Adh-Dhamari radhiyallahu anhu. Dan derajatnya dinyatakan HASAN SHOHIH oleh Syaikh Al-Albania di dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir]

✅ Yang dimaksud (meremehkan) adalah malas dan tidak sungguh-sungguh dalam melaksanakan sholat Jumat.

✅ Yang dimaksud (Allah akan mengunci hatinya) ialah Allah akan menjadikan hatinya seperti hati orang munafik.

๐Ÿ“œDan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

. ู…َู†ْ ุชَุฑَูƒَ ุงู„ุฌُู…ُุนَุฉَ ุซَู„ุงَุซุงً ู…ِู†ْ ุบَูŠْุฑِ ุนُุฐْุฑٍ ูَู‡ُูˆَ ู…ُู†َุงูِู‚ٌ

“Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat Jum’at tanpa udzur, maka dia tercatat sebagai golongan orang-orang munafik.”-[HR. Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir I/170, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu. Lihat Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir]

๐Ÿšซ Demikian beberapa hukuman dan ancaman keras bagi setiap lelaki muslim yang meninggalkan sholat Jumat dengan sengaja tanpa alasan yang dibenarkan syariat.

๐Ÿคฒ Semoga menjadi peringatan dan tambahan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua.

ุขู…ูŠู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู† ูŠَุง ุฑَุจَّ ุงู„ุนَุงู„َู…ِูŠู†ْ

َูˆَุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ّู‡ُ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชู‡ُ

๐ŸŽฏ Barakallaahu fiikum.
✒ Ditulis Oleh : *_Kang RIN_*.
➖➖➖➖๐ŸŒน➖➖➖➖

Senin, 15 Oktober 2018

7 golongan dapat naungan Allaah

Ngaji nasohihul 'ibad

(172) halaman 50


Tujuh golongan mendapat naungan dari Allah

Dari Abu Hurairah  r,a dari Nabi saw beliau bersabda

ุณุจุนุฉ ู†ูุฑ  ูŠุธู„ู‡ู… ุงู„ู„ู‡  ุชุญุช ุธู„ ุนุฑุดู‡  ูŠูˆู… ู„ุง ุธู„ ุงู„ุง ุธู„ู‡ ุงู…ุงู… ุนุงุฏู„ ูˆุดุงุจ ู†ุดูฑ ูู‰ ุนุจุงุฏุฉ ุงู„ู„ู‡  ุชุนุงู„ู‰  ูˆุฑุฌู„  ุฐูƒุฑ ุงู„ู„ู‡  ุฎุงู„ูŠุง  ููุงุถุช  ุนูŠู†ุงู‡  ุฏู…ุนุง ู…ู† ุฎุดูŠุฉ ุงู„ู„ู‡  ูˆุฑุฌู„  ู‚ู„ุจู‡  ู…ุนู„ู‚  ุจุงู„ู…ุณุฌุฏ  ุงุฐุง ุฎุฑุฌ  ุญุชู‰ ูŠุนูˆุฏ ุงู„ูŠู‡  ูˆุฑุฌู„  ุชุตุฏู‚  ุจุตุฏู‚ุฉ  ูุงุฎูุงู‡  ูู„ู… ุชุนู„ู… ุดู…ุงู„ู‡  ู…ุง ุตู†ุนุช ุจูŠู…ูŠู†ู‡ ูˆุฑุฌู„ ุฏุนุชู‡ ุงู…ุฑูฑุฉ ุฐุงุช ุฌู…ุงู„ ุงู„ู‰ ู†ูุณู‡ุง  ูุงุจู‰  ูˆู‚ุงู„ ุงู†ู‰ ุงุฎุงู  ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰



Tujuh golongan ,mereka akan di naungi  oleh Allah  di bawah naungan arasy kelak  di hari tiada  naungan  melainkan naungan  Allah yaitu
1.  Imam yang adil
2. Pemuda yang tumbuh  beribadah kepada Allah  swt
3 orang yang zikir kepada Allah  swt di kesepiaan sampai bercucuran air matanya  karena takut kepada Allah
4  Orang  yang jiwanya tertambat pada masjid ,bila ia keluar dari masjid seraya kembali  lagi
5. Orang yang memberi kan sedekah  secara diam diam  sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang di berikan  oleh tangan kanannya 
6  dua orang  yang saling menyanyangi  karena Allah berkumpul dan berpisah karena Allah
7. Laki laki yang di ajak perempuaan  cantik ( untuk berbuat mesum dengan nya )  maka dia menolaknya  dan mengatakan ,sungguh aku takut kepada Allah swt



Imam yang  adil di sini  ialah  setiap  orang yang menangani urusan  umat islam  baik pejabat maupun hakum

 Orang yang beribadah  dari usia muda  ,di sini di kususkan kepada pemuda , karena dia tempat bergejolak syahwat

Orang yang ingat kepada Allah  dengan lisannya atau dengan hati dalam keadaan menyendiri  tidak terlihat  selain oleh Allah  Air matanya  bercucuran karena takut kepada Allah

 Orang yang jiwanya tertambat  di masjid  yakni hatinya sangat  menyenangi masjid dan selalu berjamaah di masjid
Orang yang memberikan sedekah  secara diam diam sehingga  seolah olah tangan kirinya tidak tau  apa yang  di berikan  oleh tangan kanan

Dua orang yang saling menyayangi karena Allah  bukan karena tujuaan duniawi  mereka menjalin kasih sayang sampai meninggal

Laki laki yang menolak ajakan perempuaan cantik  untuk berbuat maksiat  karena takut kepada Allah

Mereka semua itulah yang kelak pada hari kiamat akan mendapatkan naungan dari Allah swt 

Abu syamah menuturkan tujuh golongan tersebut dalam gubahan  nazham pada bahar thawiil  sebai berikut

ูˆู‚ุงู„ ุงู„ู†ุจู‰  ุงู„ู…ุตุทูู‰  ุงู† ุณุจุนุฉ
ูŠุธู„ู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุนุธูŠู…  ุจุธู„ู‡
ู…ุญุจ ุนููŠู ู†ุงุดุฆ ู…ุชุตุฏู‚
ูˆุจุงูƒ ู…ุตู„ ูˆุงู„ุงู…ุงู…  ุจุนุฏู„ู‡


Bersama nabi yang mulia sesungguhnya  ada tujuh golongan  Allah meletakan mereka di bawah naungan nya  orang yang menyanyangi dan orang yang menjaga diri
Pemuda  gemar beribadah  dan orang yang suka memberi orang menangis  dan orang salat
Juga pemimpin yang adil





Ulum bakol mbako

๐Ÿ“š. Ikuti tros ngaji nashoihul 'ibad   grob wa alumni santri ❤



Ada yang keliwatan  lafadnya


ูˆุฑุฌู„ุงู† ุชุญุงุจุง ูู‰ ุงู„ู„ู‡  ูุงุฌุชู…ุนุง ุนู„ู‰ ุฐู„ูƒ  ูˆุงูุชุฑู‚ุง ุนู„ูŠู‡

Kamis, 20 September 2018

Kitab kuning palsu

Info dari kader NU di Mojokerto:                                                                                                             
AWAS, KITAB KUNING SEMAKIN RAWAN DI UBAH

Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan kepada pihak pondok pesantren bahwa fenomena perang pemikiran yang terjadi sekarang ini di kalangan internal umat Islam, telah mengancam isi dari Kitab Kuning.

Kitab Kuning yang menjadi rujukan pesantren kepada kitab-kitab keislaman kontemporer ini menjadi legitimasi arus pemikiran di luar yang telah diajarkan oleh para penulisnya.

Hal itu disampaikan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Ace Saefuddin usai menerima perwakilan dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) di kantor Kemenag Jakarta. “Saat ini upaya pengubahan dan penyusupan isi kitab-kitab pelajaran agama atau biasa disebut kitab kuning semakin gencar,” ujarnya, Kamis (23/1).

Hal ini, menurut dia, terjadi karena perang pemikiran antara kelompok Salafiyah yang diwakilkan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan Kelompok Islam garis keras atau yang biasa dikenal dengan Wahabi. “Di dalam kitab yang disusupi ada kalimat-kalimat tertentu yang menyalahkan arti sehingga mengandung perbedaan faham,” kata dia.

Penyusupan itu, kata Ace, seperti dengan tahrib atau menghilangkan ide yang asli, ada juga melalui tahqiq atau membuat tafsir baru seperti AlQurannya Ahmadiyah. Penyusupan terjadi melalui software komputer dalam penggunaan kitab-kitab ini yaitu Maktabah Syamila yang kini mulai populer digunakan dikalangan para santri pondok pesantren modern.

Karenanya, ia mengingatkan kepada pihak pondok pesantren baik Kiai atau santri untuk memperhatikan hal ini. Pihaknya juga menghimbau agar Kiai bisa memberikan pemahaman yang benar sesuai asli penulisnya kepada para santri. Ini sebagai bentuk antisipasi, agar santri bisa membedakan seperti apa kitab-kitab yang masih asli sesuai karangan penulisnya dan mana yang telah diubah.

Source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/14/01/23/mzuiue-awas-kitab-kuning-semakin-rawan-diubah

Begitu banyak kitab para ulama dicetak dan beredar, tetapi isinya sudah diputar-balik sedemikian rupa, sehingga seolah-olah penulisnya itu 100% cocok dengan ‘selera’ mereka. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah kitmanul-haq, atau setidaknya sebuah pengkhianatan. Dalam istilah ilmu hadits, namanya tadlis.

<< NAMA KITAB KITAB YG DIPALSUKAN OLEH TANGAN JAHIL WAHABI >>

1. Bila dalam kitab AL IBANAH karya Imam Abu Al Hasan Al Asy’ari terdapat tulisan yg secara eksplisit maupun implisit mendukung TAJSIM dan TASYBIH maka dipastikan kitab tsb palsu!

2. Bila dalam kitab Shahih Bukhori, pasal Al Ma’rifah dan bab Al Madholim tidak ada / hilang, maka dapat dipastikan kitab tsb palsu karena Imam Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Fathul Bari menjelaskan adanya pasal tsb!

3. Bila pasal ZIARAH KUBUR NABI SAW di dalam kitab RIYADLUSH SHOLIHIN berubah menjadi pasal ZIARAH MASJID NABI SAW maka kitab tsb palsu!

4. Di dalam kitab DIWAN ASY SYAFI’I halaman 47 ada bait yg berbunyi, “FAQIHAN WA SHUUFIYYAN FAKUN LAISA WAAHIDAN yg artinya JADILAH AHLI FIQH DAN SHUFI SEKALIGUS, JANGAN HANYA SALAH SATUNYA….(dst

), bila bait ini hilang maka kitab tsb palsu!

5. Bila Hadits Fadhoil Maryam, Asiyah, Khodijah dan Fatimah hilang dari kitab Shohih Muslim maka kitab ini palsu karena Mustadrak al Hakim mencatat itu!

6. Bila Hadits tentang Nabi SAW mempersaudarakan Muhajirin dan Anshor, serta mempersaudarakan dirinya dgn Sayidina Ali tidak ada di dalam Musnad Imam Ahmad, maka Musnad tsb palsu!

7. Bila pasal khusus tentang WALI, ABDAL,SHOLIHIN & KAROMAH, tidak ada di dalam HASYIYAH IBNU ‘ABIDIN yg bermadzhab Hanafi, maka kitab tsb palsu!

8. Bila tulisan bhwa WAHABI ADALAH JELMAAN KHAWARIJ YANG TELAH MERUSAK PENAFSIRAN ALQURAN DAN AS SUNAH, SUKA MEMBUNUH KAUM MUSLIMIN…(dst ) dalam kitab HASYIYAH ASH SHOWI ‘ALA TAFSIR JALALAIN karya Syeikh Ahmad bin Muhammad Ash Showi al Maliki halaman 78 tidak ada maka kitab tsb palsu!

9. Di dalam kitab AL FAWAID AL MUNTAKHOBAT karya Ibnu Jami Aziz Zubairi halaman 207 menyatakan bhwa Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah THOGHUT BESAR, bila tulisan ini tidak ada maka kitab tsb palsu!

10. Bila bab ISTIGHOTSAH pada kitab AL MUGHNI karya Imam Ibnu Qudamah al Hanbali tidak ada, maka kitab tsb palsu!

DAN MASIH BANYAK, LAGI !!! HATI-HATI, TELITILAH SEBELUM MENDOWNLOAD MAUPUN MEMBELI KITAB

Birrul walidain

*BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA*
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Dari Abdullah bin 'Amr bin 'Ash RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda : "Dosa-dosa besar ialah mensekutukan Allah dengan sesuatu, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh orang, dan sumpah palsu". [HR. Bukhari, Targhib wa Tarhib, juz 3, hal. 326]

Durhaka Kepada Orang tua akan Disegerakan Hukumannya.

ุนَู†ْ ุงَุจِู‰ ุจَูƒْุฑٍ ุฑุถ ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุต: ูƒُู„ُّ ุงู„ุฐُّู†ُูˆْุจِ ูŠُุคَุฎِّุฑُ ุงู„ู„ู‡ُ ู…ِู†ْู‡َุง ู…َุง ุดَุงุกَ ุงِู„َู‰ ูŠَูˆْู…ِ ุงْู„ู‚ِูŠَุงู…َุฉِ ุงِู„ุงَّ ุนُู‚ُูˆْู‚َ ุงْู„ูˆَุงู„ِุฏَูŠْู†ِ ูَุงِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ูŠُุนَุฌِّู„ُู‡ُ ู„ِุตَุงุญِุจِู‡ِ ูِู‰ ุงْู„ุญَูŠَุงุฉِ ู‚َุจْู„َ ุงْู„ู…َู…َุงุชِ. ุงู„ุจุฎุงุฑู‰ ูู‰ ุงู„ุงุฏุจ ุงู„ู…ูุฑุฏ

Dari Abu Bakar RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Setiap dosa itu Allah mengakhirkan hukumannya menurut kehendak-Nya sampai hari qiyamat nanti kecuali hukuman sebab durhaka kepada kedua orang tua, karena sesungguhnya Allah akan menyegerakan siksaan kepada si pelakunya sejak masih hidup sebelum matinya". [HR. Bukhari di dalam Al-Adabul Mufrad]

ุนَู†ْ ุฒَูŠْุฏِ ุจْู†ِ ุซَุงุจِุชٍ ุฑุถ ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุต: ุฎَู…ْุณٌ ูŠُุนَุฌِّู„ُ ุงู„ู„ู‡ُ ู„ِุตَุงุญِุจِู‡َุง ุงْู„ุนُู‚ُูˆْุจู€َุฉَ: َุงْู„ุจَุบْูŠُ، ูˆَ ุงْู„ุบَุฏْุฑُ، ูˆَ ุงْู„ุนُู‚ُูˆْู‚ُ ุงْู„ูˆَุงู„ِุฏَูŠْู†ِ، ูˆَ ู‚َุทِูŠْุนَุฉُ ุงู„ุฑَّุญِู…ِ، ูˆَ ู…َุนْุฑُูˆْูٌ ู„ุงَ ูŠُุดْูƒَุฑُ. ุงุจู† ู„ุขََู„ ูู‰ ู…ูƒุงุฑู… ุงู„ุงุฎู„ุงู‚

Dari Zaid bin Tsabit RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Lima dosa yang Allah mempercepat siksanya kepada pelakunya ialah : pezina, penipu, berani kepada kedua orang tua, memutuskan persaudaraan dan tidak terima kasih kepada suatu kebaikan". [HR. Ibnu La'al di dalam hal Makarimul Akhlaq]

ุนَู†ْ ุนَุจْุฏِ ุงู„ู„ู‡ِ ุจْู†ِ ุงَุจِู‰ ุงَูˆْูَู‰ ุฑุถ ู‚َุงู„َ: ูƒُู€ู†َّุง ุนِู†ْุฏَ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ุต ูَุงَุชَุงู‡ُ ุขุชٍ ูَู‚َุงู„َ: ุดَุงุจٌّ ูŠَุฌُูˆْุฏُ ุจِู†َูْุณِู‡ِ ูَู‚ِูŠْู„َ ู„َู‡ُ ู‚ُู„ْ ู„ุงَ ุงِู„ู‡َ ุงِู„ุงَّ ุงู„ู„ู‡ُ، ูَู„َู…ْ ูŠَุณْุชَุทِุนْ. ูَู‚َุงู„َ: ูƒَุงู†َ ูŠُุตَู„ِّู‰؟ ูَู‚َุงู„َ: ู†َุนَู…ْ ูَู†َู‡َุถَ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุต ูˆَ ู†َู‡َุถْู†َุง ู…َุนَู‡ُ ูَุฏَุฎَู„َ ุนَู„َู‰ ุงู„ุดَّุงุจِّ ูَู‚َุงู„َ ู„َู‡ُ: ู‚ُู„ْ ู„ุงَ ุงِู„ู‡َ ุงِู„ุงَّ ุงู„ู„ู‡ُ. ูَู‚َุงู„َ: ู„ุงَ ุงَุณْุชَุทِูŠْุนُ. ู‚َุงู„َ: ู„ِู…َ ؟ ู‚َุงู„َ: ูƒَุงู†َ ูŠَุนُู‚ُّ ูˆَุงู„ِุฏَุชَู‡ُ، ูَู‚َุงู„َ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุต: ุงَุญَูŠَّุฉٌ ูˆَุงู„ِุฏَุชُู‡ُ ؟ ู‚َุงู„ُูˆْุง: ู†َุนَู…ْ. ู‚َุงู„َ: ุงُุฏْุนُูˆْู‡َุง. ูَุฏَุนَูˆْ ู‡َุง. ูَุฌَุงุกَุชْ ูَู‚َุงู„َ: ู‡ุฐَุงุงุจْู†ُูƒِ؟ ู‚َุงู„َุชْ: ู†َุนَู…ْ. ูَู‚َุงู„َ ู„َู‡َุง: ุงَุฑَุฃَูŠْุชِ ู„َูˆْ ุงُุฌِّุฌَุชْ ู†َุงุฑٌ ุถَุญْู…َุฉٌ ูَู‚ِูŠْู„َ ู„َูƒِ ุงِู†ْ ุดَูَุนْุชِ ู„َู‡ُ ุฎَู„َّูŠْู†َุง ุนَู†ْู‡ُ ูˆَ ุงِู„ุงَّ ุญَุฑَّู‚ْู†َุงู‡ُ ุจِู‡ุฐِู‡ِ ุงู„ู†َّุงุฑِ ุงَูƒُู†ْุชِ ุชَุดْูَุนِูŠْู†َ ู„َู‡ُ؟ ู‚َุงู„َุชْ: ูŠَุง ุฑَุณُูˆْู„َ ุงู„ู„ู‡ِ ุงِุฐًุง ุงَุดْูَุนُ ู„َู‡ُ. ู‚َุงู„َ: ูَู€ุงَุดْู‡ِุฏِู‰ ุงู„ู„ู‡َ ูˆَ ุงَุดْู‡ِุฏِูŠْู†ู€ِู‰ ู‚َุฏْ ุฑَุถِูŠْุชِ ุนَู†ْู‡ُ. ู‚َุงู„َุชْ: ุงَู„ู„ّู‡ُู…َّ ุงِู†ِّู‰ ุงُุดْู‡ِุฏُูƒَ ูˆَ ุงُุดْู‡ِุฏُ ุฑَุณُูˆْู„َูƒَ ุงَู†ู€ِّูŠْ ู‚َุฏْ ุฑَุถِูŠْุชُ ุนَู†ِ ุงุจْู†ู€ِู‰. ูَู‚َุงู„َ ู„َู‡ُ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุต: ูŠَุง ุบُู„ุงَู…ُ، ู‚ُู„ْ: ู„ุงَ ุงِู„ู‡َ ุงِู„ุงَّ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َู‡ُ ูˆَ ุงَุดْู‡َุฏُ ุงَู†َّ ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุนَุจْุฏُู‡ُ ูˆَ ุฑَุณُูˆْู„ُู‡ُ. ูَู‚َุงู„َู‡َุง: ูَู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุต: َุงْู„ุญَู…ْุฏُ ِู„ู„ู‡ِ ุงู„َّุฐِูŠْ ุงَู†ู€ู€ْู‚َุฐَู‡ُ ุจِูŠْ ู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุฑِ. ุงู„ุทุจุฑุงู†ู‰ ูˆ ุงุญู…ุฏ ู…ุฎุชุตุฑุง

Dari Abdullah bin Abu Aufa RA, ia berkata : Pernah suatu ketika kami sedang berada di sisi Nabi SAW, tiba-tiba datang seseorang menghadap beliau dan berkata : "Ya Rasulullah, ada seorang pemuda yang sedang dalam keadaan sakaratul maut, lalu dikatakan kepadanya : "Ucapkanlah Laa ilaaha illallooh", tidak bisa mengucapkannya". Rasulullah SAW bertanya : "Apakah ia biasa melakukan shalat ?". Orang itu menjawab : "Ya, ia biasa melakukan shalat". Kemudian Rasulullah SAW berangkat menuju ke tempat orang itu dan kami mengikuti beliau. Kemudian Rasulullah SAW menemui pemuda itu dan bersabda kepadanya : "Ucapkanlah Laa ilaaha illallooh". Ia menjawab : "Saya tidak bisa". Rasulullah SAW bertanya : "Mengapa tidak bisa". Orang yang ada di situ berkata : "Orang ini dahulu berani kepada ibunya". Nabi SAW bertanya : "Apakah ibunya masih hidup ?". Mereka menjawab : Ya, ibunya masih hidup". Rasulullah SAW bersabda : "Panggillah ibunya supaya datang kemari". Mereka lalu memanggilnya, kemudian ibunya datang. Rasulullah SAW bertanya : "Apakah orang ini anakmu ?". Ibu itu menjawab : "Ya, benar itu anakku". Rasulullah SAW bersabda kepada ibunya pemuda itu : "Bagaimanakah pendapatmu, seandainya kalau di sini dinyalakan api yang besar, lalu kamu ditanya : "Kalau kamu mau menolong dia kami akan membebaskannya, tetapi kalau kamu tidak mau menolongnya, anakmu akan kami bakar ke dalam api itu", maukah kamu menolongnya ?". Ibu itu menjawab : "Ya Rasulullah, kalau begitu, saya mau menolongnya". Rasulullah SAW bersabda : "Maka saksikanlah kepada Allah dan saksikanlah kepadaku bahwa kamu telah ridla kepada anakmu". Ibu tersebut lalu mengucapkan : "Ya Allah, aku mohon Engkau menjadi saksi dan Rasul-Mu juga menjadi saksi bahwa aku telah ridla kepada anakku". Lalu Rasulullah SAW bersabda kepada pemuda itu : "Wahai anak ucapkanlah Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuuluh (Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhamad itu hamba-Nya dan Rasul-Nya)". Lalu pemuda itu bisa mengucapkannya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda : "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan orang ini lantaran aku dari api neraka". [HR. Thabrani dan Ahmad, dengan diringkas, Targhib wa Tarhib, juz 3, hal. 331]

*Membuat Susah dan Menangisnya Kedua Orang tua Termasuk Durhaka..................*

Kisah sahabat nabi ๐Ÿ‘๐Ÿผ
*Al qomah*  ๐Ÿ‘Œ๐Ÿผ
๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ™๐Ÿผ